Rabu, 08 April 2009

KIAMAT TIBA

KIAMAT TIBA
Oleh:Hendra cappri

Kobaran api panas sedang menanti
Sengatan matahari akan menghampirimu
Didalam kebingungan, kesendirian
Timbul pertanyaan dalam hati
Amal apa yang harus kubawa

Orang-orang tak lagi berpakaian
Bagaikan mereka menjual harga diri
Tapi tak satupun yang berpikir
Bahwa itu kenikmatan lur biasa

Tatkala gunung-gunung
Berhamburan bagaikan kapas yang berterbangan
Tatkala semua digiring ke mahsyar
Mereka mandi dengan air keringat
Amalan tak bias menampungnya

Lantas kita hanya diam
Tatkala meraih dan menampungnya
Membiarkan air itu menenggelamkan kita
Tinggalkan cahay illahi


Berpikir bumi akan hancur
Langit akan rubuh menimpa kita
Dimana tempat layak untuk kita?

Tidak ada komentar: